Rabu, 6 Mei 2026, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan observasi dan wawancara bersama masyarakat pengrajin tenun di Desa Pringgasela sebagai bentuk upaya mengenal dan melestarikan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di rumah pengrajin tenun dengan menyaksikan proses menenun tradisional serta berdiskusi mengenai berbagai tahapan pembuatan kain tenun khas Pringgasela.
Pada sosialisasi ini, mahasiswa memperoleh banyak pengetahuan baru terkait dunia pertenunan. Salah satunya mengenai rerambu, yaitu sisa-sisa kain tenun. Selain itu, dijelaskan pula tentang grenten, yakni proses pengikatan bahan baku kain tenun sebelum memasuki tahap penenunan.
Mahasiswa juga mempelajari tahapan pembuatan kain tenun secara lengkap, mulai dari proses penjemuran benang, pengelosan, penghanean, hingga pencucukan sisir yang memerlukan ketelitian dan kesabaran tinggi. Tidak hanya itu, pengrajin juga memperkenalkan berbagai motif khas tenun Pringgasela seperti motif Sekurdi, Sari Menanti, Sundawa, dan motif lainnya yang memiliki nilai estetika dan filosofi tersendiri.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN diharapkan dapat lebih memahami nilai budaya lokal sekaligus ikut berperan dalam memperkenalkan dan menjaga eksistensi tenun Pringgasela sebagai salah satu warisan budaya masyarakat yang bernilai tinggi.